Pertemuan Sesepuh Desa Semedo

Pemdes Semedo telah menyelenggarakan pertemuan dengan para sesepuh desa (8/10). Kegiatan yang dilaksanakan satu hari tersebut sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah desa untuk mempertahankan dan melestarikan adat dan budaya. Para sesepuh (tokoh masyarakat yang dituakan) yang tergabung dalam Lembaga Adat Istiadat, Lembaga Seni dan Budaya, dan Lembaga Agama sangat merespon dengan adanya kegiatan tersebut. Ketua Lembaga Seni dan Budaya Mawardi mengatakan, “Di era sekarang sangat perlu kegiatan pelestarian seni dan budaya dengan tujuan untuk mengenang para pendahulu kita. Kalau bukan kita iapa lagi yang akan mengenalkan adat, seni, dan budaya kepada anak cucu kita”.

 

Kepala Desa Semedo Herlina Wijayanti mengungkapkan kebahagiaan dan kebanggaannya karena baru terealisasi berkumpul dengan para sesepuh desa. “Saya merasa bahagia dan bangga karena melalui kesempatan ini kami dapat bertatap muka dengan para sesepuh. Saya mohon doa restu supaya kami dapat menjalankan pemerintahan dengan baik” ungkapnya. Generasi penerus Desa Semedo harus tahu adat dan budaya yang ada di Desa Semedo merupakan salah satu tujuan pertemuan ini. “Pasti kami masih banyak kekurangan dalam kegiatan kelembagaan seperti ini, banyak anak-anak dan remaja tidak tahu adat dan budaya desa sendiri seperti tradisi kupatan, pitonan, dsb) tambahnya.
Hal serupa disampaikan oleh Nasirin Panca Kurnia (Sekretaris Desa Semedo) tentang maksud dan tujuan dilaksanakan pertemuan sesepuh desa sebagai salah satu sarana pemersatu paradigma tentang adat, seni, budaya, dan agama. Harapan pendewasaan pandangan dalam memaknai segala sesuatu yang berkaitan dengan adat, seni, budaya, dan agama tersebut.
Camat Pekuncen Amrin Ma’ruf yang menghadiri acara tersebut menyampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam seluruh kegiatan pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat. “Kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat merupakan kegiatan yang diprioritaskan dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang Desa” ungkapnya dengan tegas.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan