Potensi Desa Yang Mulai Langka

Sekelompok siswa-siswi menjadi pusat perhatian teman-teman dan guru yang menghadiri acara Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN), kemarin (13/2). Siswa-siswi tersebut adalah siswa SD Negeri 2 Semedo yang mempunyai potensi dalam bidang kesenian tradisional berupa kesenian calung banyumasan. Disela kegiatan O2SN sekelompok siswa tersebut menunjukkan kelihaiannya dalam memainkan seperangkat alat kesenian tradisional calung. Sontak, teman-teman dan beberapa orang yang mendengar alunan musik langsung menuju sumber suara musik.

Tidak sedikit yang terkagum-kagum dengan penampilan sekelompok siswa tersebut. Bahkan ada seorang wanita yang biasa nyinden, sebut saja Nondong, “Saya suka sekali dengan permainan kendangnya, sehingga membuat saya ingin tampil untuk nyinden” ungkapnya. Akhirnya Nondongpun mendendangkan beberapa lagu permintaannya. “Hebat, anak sekecil itu sudah bisa memainkan kendang untuk mengiringi lagu jawa’ jelasnya setelah mendendangkan lagu ricik-ricik.

Memang banyak yang terpesona dengan permainan kendang Dimas. Siswa kelas empat SD tersebut merasa senang tampil untuk menghibur peserta O2SN. Dimas berharap supaya bisa tampil lagi di acara yang berbeda untuk menambah pengalaman.  Hal serupa juga dirasakan oleh Sekar pemain calung siswa kelas empat. Ketika ditanya tentang kepandaiannya memainkan calung, Sekar mengatakan “Saya bisa memainkan calung karena ikut ekstra kurikuler di sekolah, dan kebetulan tetangga saya juga pandai main calung. Saya juga minta untuk dilatih tetangga saya itu”.

 

Melalui acara tersebut, dapat dilihat potensi yang luar biasa pada anak-anak tersebut. Dengan perkembangan zaman yang serba elektronik ini, ternyata masih ada anak SD yang suka terhadap kesenian tradisional jawa. Diharapkan ke depan banyak anak-anak muda untuk dapat lebih mencintai budaya dan kesenian tradisional jawa. Perihal kesenian tradisional telah diapresiasi Pemerintah Desa Semedo dengan dianggarkan kegiatan Bidang Sosial Budaya melalui Lembaga Seni dan Budaya di APBDes Tahun Anggaran 2018.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan