“Tawon” : Berawal Iseng Menjadi Peluang Bisnis

Tawon/lebah merupakan hewan penghasil madu yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Berbagai jenis penyakit dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi madu tawon. Banyak juga yang telah membuktikan khasiat madu untuk stamina tubuh, khususnya bagi para pekerja. Untuk perkembangan anak, madu juga sangat bermanfaat untuk dikonsumsi.

Madu adalah cairan yang menyerupai sirup, madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan oleh lebah/tawon dan serangga lainnya dari nektar bunga. Madu dapat dikonsumsi oleh semua usia, dari janin hingga lanjut usia. Khusus untuk ibu hamil, madu dapat memperkuat janin dalam kandungan, menambah asupan gizi anak, juga membantu perkembangan otak anak. Bagi si ibu, minum madu juga akan meningkatkan stamina dan kesehatan. Khasiat madu telah terbukti dan dikenal di seluruh dunia. Aristoteles, bapak “Natural Science” menganggap bahwa madu memiliki sifat unik yang dapat meningkatkan kesehatan manusia serta memperpanjang usia. Demikian juga Ibnu Sina (Avicenna), ilmuwan yang tersohor itu menganjurkan kita mengonsumsi madu, karena madu dapat menjaga kekuatan kita hingga masih mampu bekerja pada usia lanjut.

Madu mengandung glukosa (dekstrosa) dan fruktosa (levulosa) sehingga memberikan  rasa manis dalam jumlah tinggi yang dapat menjadi stimulan bagi pencernaan dan menambah nafsu makan.

Dengan banyaknya khasiat madu tawon, terdapat beberapa orang untuk membudidayakan tawon. Selain faktor khasiat yang luar biasa untuk kesehatan, faktor ekonomi yang menjanjikan ini membuat Amirul Mu’minin lebih semangat untuk menekuni budidaya tawon ini. Pemuda berusia 30 tahun ini mulai budidaya ini diawali iseng menangkap tawon di pohon kelapa dan dipelihara di dalam kluthuk (bahasa jawa : tempat kandang tawon) untuk diambil madunya. Madu yang awalnya dikonsumsi sendiri, sekarang sudah menjelajah ke beberapa daerah untuk memenuhi pesanan dari para pelanggannya.

Usaha yang dirintisnya ini membuahkan hasil yang cukup baik. Dengan ketelatenannya dalam 20 sebulan dapat memperoleh 300 ribu sampai 1 juta rupiah. Hal serupa juga dilakoni oleh seorang guru yang serius menekuni usaha budidaya tawon. Agus Subekti, seorang guru MI di Desa Semedo menekuni usaha ini sudah 1 tahun. Selain alasan hobi memelihara hewan ternak  hasil yang menjanjikan juga menjadi motivasi untuk lebih banyak memelihara dan membudidayakan tawon ini.

Untuk mendapatkan madu murni ini dapat dibeli dan dipesan di E Warong Desa Semedo Kecamatan Pekuncen Jalan Cikawung – Semedo Km. 2. Bukan hanya madu tawon murni tapi juga disediakan madu klanceng murni hasil perasan putra Desa Semedo yang tergabung dalam BUMDes di Desa Semedo.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan